Rahasia! Tips Memilih Cat yang Aman untuk Rumah Minimalis

Silahkan Berbagi!

Tips Memilih Cat untuk Rumah Minimalis

Tips memilih cat untuk dinding rumah, Anda pasti bukan hanya memikirkan warnanya saja.

Pasti juga mempertimbangkan daya tahan cat, hasil akhir dan fungsi cat, apakah untuk eksterior, atau interior, untuk kayu atau tembok, dan sebagainya.

Jangan sampai Anda menggunakan cat untuk kayu pada permukaan besi, misalnya.

Satu lagi yang harus Anda pertimbangkan dalam tips memilih cat adalah bahan pembuat cat tersebut.

Cat dengan bahan dasar yang aman bagi Anda dan keluarga pasti akan lebih baik untuk rumah Anda.

Tips Memilih Cat yang Aman

Akhir-akhir ini, memang terdengar beberapa produsen cat yang masih menggunakan timbal dan merkuri sebagai bahan pembuatan cat.

Timbal adalah elemen kimia dengan simbol Pb yang stabil, tapi berbahaya.

Jika terpapar timbal terlalu sering dan lama, manusia dan hewan bisa terkena kerusakan saraf dan otak, kerusakan ini bersifat permanen dan tidak bisa disembuhkan.

Sedangkan merkuri atau dikenal juga dengan raksa (Hg) merupakan logam yang mudah terserap oleh kulit manusia.

Jika manusia terlalu banyak terkena merkuri, ia dapat terkena keracunan yang akut.

Untuk itulah Anda harus menghindari cat-cat yang mengandung kedua bahan ini.

Memilih Cat Rumah Minimalis yang Aman

Jadi, bagaimana tips memilih cat yang aman? Tentunya Anda harus mulai membaca kemasan cat tersebut.

Sekarang ini banyak produsen cat yang menuliskan low lead and mercury, atau low Volatile Organic Compound (VOC) di kemasannya, cat dengan label seperti ini biasanya tidak berbau saat diaplikasikan ke dinding.

Sayangnya…

di Indonesia masih belum ada produsen yang menggunakan free atau zero VOC.

Untuk lebih amannya lagi, Anda bisa memilih cat yang berbasis air (water based).

Dibandingkan dengan cat yang solvent based, cat yang berbasis air jelas lebih aman.

Karena untuk solvent based masih menggunakan thiner (yang termasuk dalam VOC) untuk pengencernya.

Anda juga harus membedakan cat yang digunakan di luar dan di dalam ruangan.

Cat untuk eksterior biasanya ditambah dengan pelindung warna, agar tidak pudar karena terpapar sinar matahari terus menerus.

Anda tidak perlu sering-sering mengecat karena warna tembok luar rumah Anda kusam.

Dengan cat seperti ini, warna tembok luar terus terawat, sehingga perawatan pun menjadi lebih rumah.

Jika Anda tinggal di area yang rawan banjir, tidak ada salahnya Anda menggunakan cat yang mengandung lapisan anti-jamur.

Jamur akan tumbuh cepat di daerah yang lembab.

Jika rumah Anda sering terkena banjir, tentunya tembok akan menjadi sering lembab.

Jika banyak jamur tumbuh, selain merusak pemandangan, akan merusak lapisan cat tembok.

Kadang anak-anak senang ‘berkarya’ di tembok. Anak-anak kecil senang sekali mencoret-coret tembok, tembok yang bersih, merupakan kanvas kososng bagi mereka.

Akan sangat merepotkan jika Anda harus sering mengecat tembok rumah karena kreatifnya anak Anda.

Menggunakan cat dengan lapisan anti noda akan membebaskan Anda dari masalah ini.

Dengan menggunakan cat seperti ini, Anda hanya perlu mengelap tembok yang terkena noda menggunakan lap basah atau lembab.

Cat Rumah Khusus untuk Desain Eksterior Rumah

Untuk pemakaian eksterior rumah, cat dengan lapisan anti noda akan menghindari Anda dari kotoran tanah ataupun lumpur di musim hujan, atau jika Anda terkena banjir.

Cat tanpa timbal dan merkuri dengan lapisan anti jamur dan anti noda tentunya akan lebih mahal dibandingkan cat biasa.

Jika Anda menemukan cat yang bagus, dapat menutupi dinding dengan baik, tapi masih berbau, atau harganya murah, mungkin Anda perlu mencurigai.

Dengan memilih jenis-jenis cat yang aman, Anda bukan hanya melindungi keluarga, tapi juga rumah Anda.

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Tips Memilih Cat yang Aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimized with PageSpeed Ninja
shares